Hasil Riset Dari Kelopak Rosela (Hibiscus Safddariffa)
HASIL RISET DARI KELOPAK ROSELLA
Dari test dan penelitian dari beberapa Universitas dari dalam dan luar negeri menunjukkan bahwa Teh Kelopak bunga Rosella (Hibiscus Sabdariffa) sudah benar-benar teruji secara klinis khasiatnya
Ir.Didah Nurfarida Msi,periset Ilmu dan Teknologi Pangan,Institut Pertanian Bogor menemukan kandungan Antioksidan pada teh kelopak merah Jumlahnya 1,7 mmmol/prolox,lebih tinggi dibandingkan kumis kucing yang antioksidannya teruji klinis meluruhkan batu ginjal.
Jumlah antioksidan itu diperoleh dengan menggerus 3 kuntum rosella menjadi 1,5g bubuk dan diberi air 200ml.Hasilnya dimasukkan ke spektrofotometer.Alat tsb menganalisis seluruh kandungan kimia berdasarkan panjang gelombang yang dibiaskan larutan.
Dengan adanya antioksidan,sel-sel radikal bebas yang merusak inti sel dapat dihilangkan.Itu sebabnya Rosella memiliki efek anti kanker.Yang paling berperan adalah antosianin.Antisionin adalah pigmen tumbuhan yang berperan menjaga dari kerusakan sel akibat penyerapan sinar ultra violet berlebih.
Penelitian yang dilakukan oleh John McIntosh periset dari Institute of Food Nutrition and Human Health,Massey University mengekstrak Rosella dengan mengeringkan kelopak bunga pada suhu 50°C selama 36 jam.3gr hasil pengeringan diencerkan dalam 300 ml air.Larutan itu dimasukkan ke tabung spectrofotometer dan hasilnya Rosella mengandung 51% antosianin sedangkan antioksidannya 24%.
Dari hasil penelitian John McIntosh tersebut kemudian dikembangkan dan digunakan oleh Yun-Ching Chang dari Institute of Biochemistry and Biotecnology,Chung Shan Medical University,Taiwan untuk menguji efektifitas antosianin Rosella untuk penghambatan sel kanker darah (leukemia).
Ternyata pigmen alami dari Hibiscus Sabdariffa tidak hanya menghambat pertumbuhan sel kanker HL-60,tetapi juga mematikannya.
Khasiat untuk hipertensi dibuktikan oleh Abd Al-Aziz Sharaf dari Sudan Reseach Unit,Institute of African and Asian Studies,kelopak Rosella bersifat hipotensif-Antihipertensi dan anti kejang pernapasan.
(dikutib dari Planta Medical Journal tahun 1962).
Dan 37 tahun kemudian sifat anti hipertensi tersebut diuji secara klinis oleh M.Haji Faraji dan A.H. Haji Tarkhani dari Shaseed Beheshti University of Medical Sciences and Health Services,Teheran Iran.Sebanyak 54 pasien bertekanan darah tinggi di Tehran`s Shariati Hospital dihitung tekanan sistoliknya 15 hari sebelum dan sesudah pengujian
Pasien diberi konsumsi secangkir teh seduhan 3 kuntum bunga Rosella.Setelah 12 hari,nilai sistolik pasien rata-rata turun 11,2%,tekanan diastolic turun 10,7%.Namun saat konsumsi Rosella dihentikan 3 hari,tekanan sistolik meningkat menjadi 7,9% dan diastoliknya menjadi 5,6%.Hal itu membuktikan bahwa Rosella memang berkhasiat menurunkan tekanan darah tinggi.
Khasiat anti kolesterol diteliti oleh periset Vilasinee Hirunpanicha,dari Departement of Pharmachology,Faculty of Pharmacy Mahidol University,Thailand,yang menguji tikus berkolesterol tinggi.Selama 6 minggu tikus yang dibagi menjadi 3 kelompok itu masing- masing diberi 1000mg dan 500mg Rosella per kilogram bobot tubuh dan air mineral.
Hasilnya,serum kolesterol menurun 22% untuk ekstrak Rosella 500mg/kg dan 26%untuk 1000mg/kg bobot.Penurunan juga terjadi pada serum trigliserida sebanyak 33% dan 28% serta serum low density lipoprotein (LDL)level sebanyak 22% dan 32%.
Dikutib dari Trubus 447-Pebruari 2007)
Belum ada komentar.
Tinggalkan Balasan
-
Arsip
- Juni 2009 (2)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS
